Tuesday, February 24, 2026
Jurnal Jateng DIY
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jurnal Jateng DIY
Home Berita

Integrated Farming di KUB an Nur Banana Garden Kudus: Kampus Literasi Alam yang Menginspirasi

Admin by Admin
August 10, 2024
in Berita, Pemberdayaan, Pertanian
A A
0
77
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

Jurnaljatengdiynews.com. Kudus, 10 Agustus 2024 — Di tengah pesona alam Wergu Wetan, Kebun KUB an Nur Banana Garden Kudus, dikenal juga dengan sebutan “kampus literasi alam,” menunjukkan praktik integrated farming yang inovatif dan berkelanjutan. Kebun ini bukan hanya tempat bertani, tetapi juga sebuah laboratorium ekosistem hidup yang saling terkait.

Di kebun ini, limbah dapur dan limbah warung makan diolah dijadikan pakan yang kemudian menjadi pakan untuk ternak ayam dan ikan . Kotoran dari ayam digunakan sebagai pupuk untuk tanaman sayur, sementara hasil dari sayur, ayam, dan likan digunakan untuk konsumsi lauk makan manusia. Pendekatan ini menciptakan siklus kehidupan yang efisien dan mengurangi limbah.

Selain itu, kebun ini juga merupakan rumah bagi berbagai jenis tanaman dan ternak. Ada tanaman herbal seperti serai merah, daun sambung nyawa, daun kelor, gamal, tanaman Kudo, randu serta tanaman buah seperti durian, jambu air, dan berbagai jenis pisang. Ternak unggas berupa ayam kampung , juga entok, domba, dan ikan dipelihara di kebun ini, berkontribusi pada siklus produksi pangan yang harmonis. Kotoran ternak dimanfaatkan sebagai pupuk untuk tanaman, sedangkan tanaman jagung digunakan sebagai pakan untuk ayam dan domba.

Kebun ini juga dilengkapi dengan dapur jadul dari bahan tanah liat dan tempat ngopi jadul berupa gubug bambu dan tiang dari kayu jati, serta meja kursi antik dari kayu jati menciptakan suasana alami yang menyenangkan. Gubug ini sering digunakan sebagai tempat diskusi mengenai ketahanan pangan dan topik-topik kehidupan lainnya. Suasana di kebun ini menjadi lebih hidup dengan adanya warung kopi, pecel lontong dan cemeding yang melayani berbagai kalangan, mulai dari petani, nelayan, dosen , hingga profesor dan anggota dewan.

Berita Terkait

Lahan Nganggur Bisa Jadi Tambang Uang! Permintaan 40 Ton Melon & 5 Ton Daun Singkong Siap Diserap Pasar

Puluhan Pegiat Pertanian Organik Muria Raya Gelar Bukber & Diskusi Kolaborasi di Kali Wungu Kudus

Load More

Dalam semangat berbagi pengetahuan, kebun ini menjadi tempat pertemuan untuk diskusi-diskusi bermanfaat mengenai pertanian dan keberlanjutan. Dinding gubug bambu yang terbuat dari pelepah pisang kering menambah sentuhan alami yang kental, menjadikannya tempat yang unik dan berharga bagi masyarakat sekitar.

Dengan segala inovasi dan pendekatannya yang ramah lingkungan, Kebun KUB an Nur Banana Garden Kudus menunjukkan bagaimana integrated farming dapat membangun ekosistem yang harmonis dan berkelanjutan, walaupun di awali dari skala kecil. (Taufiq untuk Kudus)

Previous Post

Gong Jinagong Ala Pedagang Kios Terminal Pariwisata Kudus

Next Post

Hadiri Pisah Sambut Komandan Kodim 0732/Sleman, Bupati Sleman Ucapkan Terimakasih Atas Dedikasi Dalam Membangun Sleman

RelatedPosts

Lahan Nganggur Bisa Jadi Tambang Uang! Permintaan 40 Ton Melon & 5 Ton Daun Singkong Siap Diserap Pasar
Berita

Lahan Nganggur Bisa Jadi Tambang Uang! Permintaan 40 Ton Melon & 5 Ton Daun Singkong Siap Diserap Pasar

February 24, 2026
Puluhan Pegiat Pertanian Organik Muria Raya Gelar Bukber & Diskusi Kolaborasi di Kali Wungu Kudus
Pertanian

Puluhan Pegiat Pertanian Organik Muria Raya Gelar Bukber & Diskusi Kolaborasi di Kali Wungu Kudus

February 22, 2026
Yayasan YMKI Jepara Gelar Study Tiru ke Panti Bina Insani Bandengan Jelang Ramadhan
Berita

Yayasan YMKI Jepara Gelar Study Tiru ke Panti Bina Insani Bandengan Jelang Ramadhan

February 15, 2026
Kunjungan DPC P2RPTI ke Kudus, Membaca Masa Depan Industri Rokok di Kota Kretek
Berita

Kunjungan DPC P2RPTI ke Kudus, Membaca Masa Depan Industri Rokok di Kota Kretek

February 13, 2026
Kunjungan Inspiratif P2RPTI, Belajar Disiplin, Kolaborasi, dan Realitas Industri Tembakau
Berita

Kunjungan Inspiratif P2RPTI, Belajar Disiplin, Kolaborasi, dan Realitas Industri Tembakau

February 13, 2026
Progress Awal Tahun Kolaborasi Bersama Warga untuk Masa Depan Lebih Cerah
Berita

Progress Awal Tahun Kolaborasi Bersama Warga untuk Masa Depan Lebih Cerah

February 11, 2026
Next Post
Hadiri Pisah Sambut Komandan Kodim 0732/Sleman, Bupati Sleman Ucapkan Terimakasih Atas Dedikasi Dalam Membangun Sleman

Hadiri Pisah Sambut Komandan Kodim 0732/Sleman, Bupati Sleman Ucapkan Terimakasih Atas Dedikasi Dalam Membangun Sleman

RECOMMENDED NEWS

Anggota Polres Kudus “Nyangkut” di Atas Kap Mobil, Pelaku Diamankan Setelah Melukai Anggota dan Warga

Anggota Polres Kudus “Nyangkut” di Atas Kap Mobil, Pelaku Diamankan Setelah Melukai Anggota dan Warga

2 years ago
Relawan Harmoni Santri Dukung Penuh Sam’ani-Belinda, Gelar Pengukuhan Meriah di Kudus

Relawan Harmoni Santri Dukung Penuh Sam’ani-Belinda, Gelar Pengukuhan Meriah di Kudus

1 year ago
Diskusi Ngopi Siang di teras Warkop JBO: Inovasi Agribisnis untuk Cukupi Kebutuhan Pangan Masyarakat berkelanjutan

Diskusi Ngopi Siang di teras Warkop JBO: Inovasi Agribisnis untuk Cukupi Kebutuhan Pangan Masyarakat berkelanjutan

2 years ago
Bukber Kelompok Musik NS di Kedai Azzura: Meriah, Kompak, dan Penuh Canda Tawa

Bukber Kelompok Musik NS di Kedai Azzura: Meriah, Kompak, dan Penuh Canda Tawa

11 months ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Agama
  • Berita
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya hidup
  • Hiburan
  • Informasi
  • Kajian pertanian ekosistem
  • Keamanan
  • Kebersihan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemberdayaan
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi dan Sains
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

3 April 2024 anak yatim dhuafa bahan pokok batik Bupati Sleman debat Cawapres Dedeh K. Ekosistem Bisnis Lokal fakir miskin Forkom UMKM Sleman gotong royong HIPMI Peduli Sleman Indonesia Emas 2045 inspirasi Joko Suwanto Kabupaten Sleman. kebutuhan kepedulian sosial kerja keras Kerjasama Strategis Kesejahteraan Masyarakat kolaborasi Kustini Sri Purnomo masyarakat paket sembako pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan UMKM Pendidikan Pendidikan Politik peran kader permintaan tinggi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif podium Polres Magelang Kota Putra Agil Pamungkas Rumah Dinas Bupati Sleman S. Suseno sambutan silaturahmi sinergi sleman Sosial spanduk tanggung jawab sosial wanita berhijab
Jurnal Jateng DIY

Follow us on social media:

Recent News

  • Lahan Nganggur Bisa Jadi Tambang Uang! Permintaan 40 Ton Melon & 5 Ton Daun Singkong Siap Diserap Pasar
  • Puluhan Pegiat Pertanian Organik Muria Raya Gelar Bukber & Diskusi Kolaborasi di Kali Wungu Kudus
  • Uji Penelitian Tembakau Lokal di Greenhouse Universitas Sebelas Maret Jadi Bahan Kajian Kru P2RPTI

Category

Recent News

Lahan Nganggur Bisa Jadi Tambang Uang! Permintaan 40 Ton Melon & 5 Ton Daun Singkong Siap Diserap Pasar

Lahan Nganggur Bisa Jadi Tambang Uang! Permintaan 40 Ton Melon & 5 Ton Daun Singkong Siap Diserap Pasar

February 24, 2026
Puluhan Pegiat Pertanian Organik Muria Raya Gelar Bukber & Diskusi Kolaborasi di Kali Wungu Kudus

Puluhan Pegiat Pertanian Organik Muria Raya Gelar Bukber & Diskusi Kolaborasi di Kali Wungu Kudus

February 22, 2026
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Informasi

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori Berita
    • Politik
    • Berita
    • Bisnis
    • Budaya
    • Olahraga
    • Gaya hidup
    • Sosial

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved