Thursday, March 12, 2026
Jurnal Jateng DIY
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jurnal Jateng DIY
Home Berita

Workshop Integrated Farming Alumnus BSM Plat K di Kebun jati dan praktek di kebun Literasi Alam Banana Garden Kudus

Admin by Admin
November 30, 2025
in Berita, Pertanian
A A
0
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

Jurnaljatengdiynews.com- 29/11/25- Kudus — Kegiatan integrated farming kembali digaungkan oleh para alumnus BSM Plat K di meteng room resto bon jati, dan praktek di Kebun Literasi Alam Banana Garden, Kudus. Program ini dikoordinir oleh Kelompok Tani Paguyuban Petani Persaudaraan Pati Raya, yang kini semakin aktif mengembangkan konsep pertanian terpadu berbasis kemandirian pangan, pupuk, dan pakan.

Dalam kesempatan tersebut, para petani menegaskan bahwa tantangan terbesar dalam budidaya tanaman adalah ketersediaan pupuk lengkap. Para peserta menyampaikan bahwa pupuk horti, orea cair, KCL, NPK, insektisida, fungisida, dan nutrisi tanaman lain menjadi kebutuhan wajib agar produktivitas tetap optimal. Tanpa pemenuhan kebutuhan dasar ini, hasil panen sulit mencapai kualitas yang diharapkan.

*Materi Penting Bidang Peternakan*

Selain fokus pada pertanian, kegiatan ini juga menyoroti sektor peternakan—baik sapi, kambing, ayam maupun entok—di mana faktor permakanan menjadi aspek paling vital. Materi inilah yang disampaikan oleh Kang Taufiq dan Mr. Zireng dalam workshop yang digelar di Resto Kebon Jati, milik Profesor Ihsan, seorang kiai sekaligus Wakil Rektor UIN dan Pengasuh Pondok Qudsiyah Kudus, berlokasi di Songocandi, Kudus.

Berita Terkait

Edukasi Pemanfaatan Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi di Dusun Pasir Mendit

KKN UAD Perkuat UMKM Padukuhan Tigaron Dukung Program MBG di Kapanewon Temon

Load More

Workshop ini dihadiri oleh puluhan pegiat pertanian dan sosial se-Pati Raya di bawah naungan Koperasi Kita Jaya. Suasana diskusi berlangsung dinamis dan terbuka, dengan fokus pada penyelesaian masalah—khususnya solusi produksi pakan murah meriah berbasis bahan baku lokal.

*Pakan Murah, Berkualitas, dan Mudah Dibuat*

Para peserta mempraktikkan langsung pembuatan pakan ayam organik racikan sendiri yang tinggi nutrisi namun tetap murah. Kang Taufiq menegaskan bahwa,

“Bila pakan unggas masih di bawah harga Rp3.000 per kg, insya Allah petani masih bisa untung. Tapi kalau harga pakan sudah di atas Rp.3.000, untungnya sangat tipis bahkan bisa tidak untung sama sekali,” tegasnya.

Selain pakan, Kang Taufiq memaparkan bahwa kuteja, kunir, temu, dan jahe fermentasi merupakan solusi herbal yang sangat baik untuk menjaga kesehatan ayam. Ramuan ini mudah dibuat dan ekonomis.

*Solusi Kandang Tidak Bau dan Kotoran Langsung Jadi Pupuk*

Materi lain yang sangat diminati adalah teknik liter, solusi bagi peternak di lingkungan padat penduduk agar kandang tetap bersih dan bebas bau. Liter dibuat dari campuran:

Kohe sapi
Kohe kambing
Sekam

Campuran ini digunakan sebagai alas lantai kandang. Selain menghilangkan bau, bahan-bahan tersebut akan tercampur dan difermentasi secara alami oleh aktivitas ayam, sehingga langsung menjadi pupuk organik siap pakai dan pakan alami karena muncul vitamin b di situ.

*Hitungan meracik Pakan 100 kg, Hanya Rp2.450 per Kgnya*

Salah satu sesi yang paling ditunggu adalah perhitungan biaya pembuatan pakan ayam 100 kg:

🔹 Rincian Biaya Bahan
Singkong 10 kg → Rp15.000
Daun singkong 10 kg → Rp10.000
Jagung giling 10 kg → Rp80.000
Azolla 50 kg → Rp50.000
Dedak 20 kg → Rp80.000
Boster vitamin → Rp10.000
➡ Total biaya, Rp245.000
➡ Total pakan: 100 kg
➡ Bila dihitung Harga per kg: Rp.2.450

Dengan harga yang sangat murah ini, peternak memiliki peluang besar untuk meningkatkan margin keuntungan, terlebih bila bahan baku seperti singkong, daun singkong, dan azolla dapat dibudidayakan sendiri.

*Menuju Kemandirian Pangan dan Pakan*

Workshop ini menjadi langkah nyata Paguyuban Petani Persaudaraan Pati Raya untuk mendorong kemandirian petani, baik dalam pupuk maupun pakan. Dengan konsep integrated farming, para petani tidak hanya menanam, tetapi juga beternak dan mengelola limbah menjadi pupuk kembali—sehingga tercipta siklus usaha tani yang saling menguatkan.

Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk memperluas gerakan pertanian terpadu, menjadikan Kudus dan Pati Raya sebagai model kawasan pertanian modern yang mandiri, kreatif, dan produktif. (Rmd-Taufiq untuk Indonesia)

Previous Post

Plt. Ketum/Sekjen DPP SWI Ir. Herry Budiman Hadiri Rakorwil Jateng, Sosialisasikan Skema Acara Munas SWI 2026

Next Post

SWI Dorong Ekonomi Hijau Lewat Program Nabung Pisang pada Munas 2026

RelatedPosts

Edukasi Pemanfaatan Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi di Dusun Pasir Mendit
Berita

Edukasi Pemanfaatan Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi di Dusun Pasir Mendit

March 9, 2026
Edukasi Pemanfaatan Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi di Dusun Pasir Mendit
Berita

KKN UAD Perkuat UMKM Padukuhan Tigaron Dukung Program MBG di Kapanewon Temon

March 9, 2026
Silaturahim Ramadhan, Tempe Daun Jati dari Perempuan Tangguh yang Gemar Bersedekah
Berita

Silaturahim Ramadhan, Tempe Daun Jati dari Perempuan Tangguh yang Gemar Bersedekah

March 7, 2026
Boyolali Bersiap Jadi Pusat Perhelatan Nasional HKPS 2026 dan Munas SWI
Berita

Boyolali Bersiap Jadi Pusat Perhelatan Nasional HKPS 2026 dan Munas SWI

March 5, 2026
PT Praba Mas Hill Laksanakan Perbaikan Jalan di Segmen Jalan Candi Penataran Raya hingga Pertigaan Jalan Untung Suropati, Semarang
Berita

PT Praba Mas Hill Laksanakan Perbaikan Jalan di Segmen Jalan Candi Penataran Raya hingga Pertigaan Jalan Untung Suropati, Semarang

March 3, 2026
Kabar Gembira Ramadhan*  Peluang Sinergi Strategis SWI dan BAZNAS Republik Indonesia untuk Dakwah Zakat Nasional
Berita

Kabar Gembira Ramadhan* Peluang Sinergi Strategis SWI dan BAZNAS Republik Indonesia untuk Dakwah Zakat Nasional

March 3, 2026
Next Post
SWI Dorong Ekonomi Hijau Lewat Program Nabung Pisang pada Munas 2026

SWI Dorong Ekonomi Hijau Lewat Program Nabung Pisang pada Munas 2026

RECOMMENDED NEWS

HIPMI Peduli BPC Sleman dan BAZNAS Sleman menjalin kerjasama strategis untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 di Kabupaten Sleman.

HIPMI Peduli BPC Sleman dan BAZNAS Sleman Jalin Kerjasama Strategis untuk Mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045

2 years ago
Musda XVI BPD HIPMI DIY: Menguatkan Peran Pemuda Menuju Kemandirian Bangsa

Musda XVI BPD HIPMI DIY: Menguatkan Peran Pemuda Menuju Kemandirian Bangsa

1 year ago
Pemkab Sleman Peringati Hari Lingkungan Hidup Nasional Se-Dunia Tingkat Kabupaten Sleman Tahun 2024

Pemkab Sleman Peringati Hari Lingkungan Hidup Nasional Se-Dunia Tingkat Kabupaten Sleman Tahun 2024

2 years ago
Pembukaan Perdana Kedai Degan Rempah di Depan Omah Londo, Di serbu Pengunjung

Pembukaan Perdana Kedai Degan Rempah di Depan Omah Londo, Di serbu Pengunjung

1 year ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Agama
  • Berita
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya hidup
  • Hiburan
  • Informasi
  • Kajian pertanian ekosistem
  • Keamanan
  • Kebersihan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemberdayaan
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi dan Sains
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

3 April 2024 anak yatim dhuafa bahan pokok batik Bupati Sleman debat Cawapres Dedeh K. Ekosistem Bisnis Lokal fakir miskin Forkom UMKM Sleman gotong royong HIPMI Peduli Sleman Indonesia Emas 2045 inspirasi Joko Suwanto Kabupaten Sleman. kebutuhan kepedulian sosial kerja keras Kerjasama Strategis Kesejahteraan Masyarakat kolaborasi Kustini Sri Purnomo masyarakat paket sembako pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan UMKM Pendidikan Pendidikan Politik peran kader permintaan tinggi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif podium Polres Magelang Kota Putra Agil Pamungkas Rumah Dinas Bupati Sleman S. Suseno sambutan silaturahmi sinergi sleman Sosial spanduk tanggung jawab sosial wanita berhijab
Jurnal Jateng DIY

Follow us on social media:

Recent News

  • Edukasi Pemanfaatan Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi di Dusun Pasir Mendit
  • KKN UAD Perkuat UMKM Padukuhan Tigaron Dukung Program MBG di Kapanewon Temon
  • Silaturahim Ramadhan, Tempe Daun Jati dari Perempuan Tangguh yang Gemar Bersedekah

Category

Recent News

Edukasi Pemanfaatan Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi di Dusun Pasir Mendit

Edukasi Pemanfaatan Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi di Dusun Pasir Mendit

March 9, 2026
Edukasi Pemanfaatan Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi di Dusun Pasir Mendit

KKN UAD Perkuat UMKM Padukuhan Tigaron Dukung Program MBG di Kapanewon Temon

March 9, 2026
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Informasi

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori Berita
    • Politik
    • Berita
    • Bisnis
    • Budaya
    • Olahraga
    • Gaya hidup
    • Sosial

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved