Wednesday, February 25, 2026
Jurnal Jateng DIY
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jurnal Jateng DIY
Home Berita

Admin by Admin
May 28, 2025
in Berita
A A
0
162
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

Jurnaljatengfiynews.com- Semarang, 27 Mei 2025 — Dalam rangka mendukung pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi oleh Badan Gizi Nasional (BGN), Yayasan Hans Satya Dharma Jawa Tengah menggelar acara konsolidasi internal sekaligus penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan 10 perusahaan kontraktor (CV dan PT). Acara ini berlangsung di Aula Rumah Makan Lombok Ijo, Jalan Majapahit, Pedurungan, Kota Semarang.

Hadir dalam acara tersebut pendiri dan pembina Yayasan Hans Satya Dharma, Ir. Handono Sivanada; Dewan pengawas Turnya, S.H., M.H.; Ketua Yayasan Jawa Tengah Tri Agustin ST; Sekretaris Septi Hartati Putri SE; Bendahara Listyo Widodo Amd; Konsultan Keuangan dan Perbankan Aulia Muhammad Kemas, S.E., S.H., M.H.; serta para pengurus cabang kabupaten/kota dan perwakilan kontraktor.

Dalam sambutannya, Ir. Handono Sivanada menyampaikan bahwa yayasan yang baru berdiri pada 5 Mei 2025 di Purworejo ini memiliki visi besar untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan fasilitas MBG. “Kami siap menjadi mitra pemerintah dalam menyiapkan lahan, membangun dapur umum berbasis SPPG (Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi), serta pengelolaan program MBG selama lima tahun ke depan (2025–2029),” jelasnya.

Handono menegaskan, dalam tahap awal ini pihaknya telah menjalin kerja sama dengan 10 perusahaan, terdiri dari 8 perusahaan asal Jawa Tengah, 1 dari Jawa Barat, dan 1 dari Jawa Timur. “Setiap perusahaan akan mendapatkan fasilitas pinjaman dari bank pelat merah sebesar Rp3,62 miliar untuk pembangunan dapur MBG,” ujarnya.

Berita Terkait

Lahan Nganggur Bisa Jadi Tambang Uang! Permintaan 40 Ton Melon & 5 Ton Daun Singkong Siap Diserap Pasar

Yayasan YMKI Jepara Gelar Study Tiru ke Panti Bina Insani Bandengan Jelang Ramadhan

Load More

Ia menambahkan, “Harapan kami, Yayasan Hans Satya Dharma bisa memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat dan pemerintah, baik dari sisi pemikiran, waktu, maupun dukungan finansial.”

pengawas Yayasan Hans Satya Dharma Jawa Tengah Turnya, S.H., M.H., dalam arahannya mengimbau agar seluruh pengurus daerah mengedepankan semangat kolaborasi. “Hilangkan ego sektoral. Jangan merasa paling pintar, dan jangan juga merasa tidak mampu. Teruslah belajar agar program ini bisa sukses,” pesannya.

Ketua Yayasan Jawa Tengah, Tri Agustin ST, menyampaikan bahwa kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya reorganisasi dan penguatan struktur yayasan. Ia berharap proses implementasi setelah penandatanganan MOU dapat berjalan sesuai rencana.

Sementara itu, Konsultan Keuangan dan Perbankan, Aulia Muhammad Kemas, memberikan edukasi kepada para pengurus dan kontraktor mengenai pentingnya manajemen keuangan yang sehat. Ia menyoroti tingginya angka kegagalan usaha akibat minimnya pemahaman pengelolaan modal. “Saya siap mendampingi yayasan maupun kontraktor agar tetap sehat secara finansial. Bahkan, kami sudah berhasil mencegah lelang agunan rumah dari para debitur yang kesulitan pasca-Covid-19,” ungkap Aulia.

Ia juga menekankan perlunya membalik paradigma lama. “Selama ini debitur dianggap sebagai komoditas bank. Sekarang saatnya bank menjadi komoditas bagi yayasan atau perusahaan, termasuk yang baru berdiri seperti Yayasan Hans Satya Dharma yang telah mendapatkan kepercayaan dengan suntikan dana awal senilai Rp45 miliar,” jelasnya.

Dalam sesi tanya jawab, Hendro Wibowo dari Magelang mempertanyakan kegagalan salah satu CV dalam tender. Handono menjawab bahwa hal tersebut dikarenakan CV tersebut belum menyelesaikan kewajiban perpajakan. Sementara Aryono dari Sragen yang mengeluhkan ketidakpastian lahan dapur MBG, dijawab bahwa pihak pemda akan menjadi fasilitator komunikasi terkait pembebasan lahan.

Acara ditutup dengan penandatanganan MoU antara pihak yayasan dan kontraktor, yang disaksikan langsung oleh notaris. Salah satu kontraktor, Abdurahman, menyatakan optimismenya bahwa kerja sama ini akan membawa manfaat bersama. “Kami siap mendukung dan menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab,” pungkasnya. (TatikEndar)

Previous Post

Pengurus Crew8 Bali Bersinergi dengan Jejaring DeWi, Hadirkan Sekretaris Regional Bapak Kosuman Dorong Kreativitas Desa Wisata untuk Ketahanan Pangan

Next Post

Paguyuban Petani Persaudaraan Pati Raya Wujudkan Ketahanan Pangan Lewat Pupuk Organik Padat

RelatedPosts

Lahan Nganggur Bisa Jadi Tambang Uang! Permintaan 40 Ton Melon & 5 Ton Daun Singkong Siap Diserap Pasar
Berita

Lahan Nganggur Bisa Jadi Tambang Uang! Permintaan 40 Ton Melon & 5 Ton Daun Singkong Siap Diserap Pasar

February 24, 2026
Yayasan YMKI Jepara Gelar Study Tiru ke Panti Bina Insani Bandengan Jelang Ramadhan
Berita

Yayasan YMKI Jepara Gelar Study Tiru ke Panti Bina Insani Bandengan Jelang Ramadhan

February 15, 2026
Kunjungan DPC P2RPTI ke Kudus, Membaca Masa Depan Industri Rokok di Kota Kretek
Berita

Kunjungan DPC P2RPTI ke Kudus, Membaca Masa Depan Industri Rokok di Kota Kretek

February 13, 2026
Kunjungan Inspiratif P2RPTI, Belajar Disiplin, Kolaborasi, dan Realitas Industri Tembakau
Berita

Kunjungan Inspiratif P2RPTI, Belajar Disiplin, Kolaborasi, dan Realitas Industri Tembakau

February 13, 2026
Progress Awal Tahun Kolaborasi Bersama Warga untuk Masa Depan Lebih Cerah
Berita

Progress Awal Tahun Kolaborasi Bersama Warga untuk Masa Depan Lebih Cerah

February 11, 2026
Double Momentum! Rayakan HPN dan HUT ke-8 IWOI, Ratusan Nasi Bungkus Dibagikan di Jalan Pahlawan Semarang
Berita

Double Momentum! Rayakan HPN dan HUT ke-8 IWOI, Ratusan Nasi Bungkus Dibagikan di Jalan Pahlawan Semarang

February 9, 2026
Next Post
Paguyuban Petani Persaudaraan Pati Raya Wujudkan Ketahanan Pangan Lewat Pupuk Organik Padat

Paguyuban Petani Persaudaraan Pati Raya Wujudkan Ketahanan Pangan Lewat Pupuk Organik Padat

RECOMMENDED NEWS

Nurudin Abadi, pengusaha sate kambing sukses dari Boyolali

Dari Remaja nakal berubah Menjadi Juragan Sate Kambing: Kisah Perubahan Nurudin,

2 years ago
Bukber Kelompok Musik NS di Kedai Azzura: Meriah, Kompak, dan Penuh Canda Tawa

Bukber Kelompok Musik NS di Kedai Azzura: Meriah, Kompak, dan Penuh Canda Tawa

11 months ago
Wabup Sleman Buka Workshop Implementasi Pendaftaran Penduduk Nonpermanen dan Penduduk Rentan Adminduk

Wabup Sleman Buka Workshop Implementasi Pendaftaran Penduduk Nonpermanen dan Penduduk Rentan Adminduk

2 years ago
Condongcatur Juara Satu Evaluasi Kalurahan Inovatif tahun 2024, Disusul Margorejo dan Umbulharjo

Condongcatur Juara Satu Evaluasi Kalurahan Inovatif tahun 2024, Disusul Margorejo dan Umbulharjo

2 years ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Agama
  • Berita
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya hidup
  • Hiburan
  • Informasi
  • Kajian pertanian ekosistem
  • Keamanan
  • Kebersihan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemberdayaan
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi dan Sains
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

3 April 2024 anak yatim dhuafa bahan pokok batik Bupati Sleman debat Cawapres Dedeh K. Ekosistem Bisnis Lokal fakir miskin Forkom UMKM Sleman gotong royong HIPMI Peduli Sleman Indonesia Emas 2045 inspirasi Joko Suwanto Kabupaten Sleman. kebutuhan kepedulian sosial kerja keras Kerjasama Strategis Kesejahteraan Masyarakat kolaborasi Kustini Sri Purnomo masyarakat paket sembako pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan UMKM Pendidikan Pendidikan Politik peran kader permintaan tinggi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif podium Polres Magelang Kota Putra Agil Pamungkas Rumah Dinas Bupati Sleman S. Suseno sambutan silaturahmi sinergi sleman Sosial spanduk tanggung jawab sosial wanita berhijab
Jurnal Jateng DIY

Follow us on social media:

Recent News

  • Lahan Nganggur Bisa Jadi Tambang Uang! Permintaan 40 Ton Melon & 5 Ton Daun Singkong Siap Diserap Pasar
  • Puluhan Pegiat Pertanian Organik Muria Raya Gelar Bukber & Diskusi Kolaborasi di Kali Wungu Kudus
  • Uji Penelitian Tembakau Lokal di Greenhouse Universitas Sebelas Maret Jadi Bahan Kajian Kru P2RPTI

Category

Recent News

Lahan Nganggur Bisa Jadi Tambang Uang! Permintaan 40 Ton Melon & 5 Ton Daun Singkong Siap Diserap Pasar

Lahan Nganggur Bisa Jadi Tambang Uang! Permintaan 40 Ton Melon & 5 Ton Daun Singkong Siap Diserap Pasar

February 24, 2026
Puluhan Pegiat Pertanian Organik Muria Raya Gelar Bukber & Diskusi Kolaborasi di Kali Wungu Kudus

Puluhan Pegiat Pertanian Organik Muria Raya Gelar Bukber & Diskusi Kolaborasi di Kali Wungu Kudus

February 22, 2026
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Informasi

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori Berita
    • Politik
    • Berita
    • Bisnis
    • Budaya
    • Olahraga
    • Gaya hidup
    • Sosial

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved