Jurnaljatengdiynews.com- Kudus – Ustadz Tejo, S.Pd., seorang pendidik yang juga aktif sebagai pegiat pertanian terpadu, telah menjadi inspirasi bagi banyak petani dan generasi muda. Meski dikenal sebagai seorang ustadz, ia tetap meluangkan waktu untuk berkebun dan mengembangkan berbagai jenis tanaman di lahan suburnya.
Di antara tanaman yang dibudidayakannya adalah pisang alpukat, telo pohong, jambu, nanas, matoa, mangga, dan berbagai buah lainnya. Namun, yang paling unik adalah ketekunannya dalam membudidayakan nanas. Bibit nanas ini didatangkan langsung dari Palembang oleh saudaranya yang berkunjung ke Kudus saat momen Lebaran.
Hasil pertaniannya tidak hanya bermanfaat bagi dirinya sendiri. Bibit nanas yang ia kembangkan telah disebarkan ke berbagai daerah seperti Colo, Bae, Gebog, dan Pati. Menariknya, meskipun hasil panennya melimpah, Ustadz Tejo tidak menjual buah-buah tersebut. Sebaliknya, ia memilih untuk menyedekahkan hasil pertaniannya kepada sahabat dan koleganya.
Keunikan lain dari pertanian Ustadz Tejo adalah kesuburan tanahnya. Tanaman-tanaman yang ditanamnya dapat tumbuh subur dan menghasilkan buah yang lebat tanpa memerlukan pupuk tambahan. Pisang dan buah banana yang ia tanam, misalnya, tetap berbuah manis meskipun tidak dipupuk secara khusus.
Semangat dan dedikasi Ustadz Tejo dalam bertani tidak hanya memberikan manfaat bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi komunitas sekitarnya. Dengan pendekatan yang ramah lingkungan dan penuh kebaikan, ia telah menunjukkan bahwa bertani bukan sekadar aktivitas ekonomi, tetapi juga sarana berbagi dan memberi manfaat kepada sesama. Richmad Taufik