Jurnaljatengdiynews.com- Magelang -Di sebuah desa kecil bernama Badongan, hiduplah seorang ustaz bernama Noeryoso. Beliau bukan hanya seorang pendidik agama, tetapi juga sosok yang peduli terhadap kesejahteraan umat, terutama para peternak dan petani di desanya. Dengan penuh tekad, Ustaz Noeryoso berusaha mencari cara agar ekonomi masyarakat di sekitarnya bisa meningkat.
Salah satu langkah besar yang ia lakukan adalah mendatangkan kambing peranakan etawa (PE) jantan dari Kaligesing, Magelang. Kambing ini terkenal dengan kualitas genetiknya yang unggul, memiliki postur besar dan kokoh, serta daya jual yang tinggi di pasaran. Ustaz Noeryoso percaya bahwa dengan memperbaiki kualitas ternak, maka kesejahteraan para peternak di desanya akan meningkat.
Saya berniat pejantan tangguh ini untuk masyarakat agar para peternak didesa sini senmakn sejahtera..terang Noeryoso..
Salah satu kambing jantan unggulan yang ia bawa diberi nama Luky. Kambing ini memiliki ciri khas yang istimewa:
✅ Tinggi mencapai 75 cm meski baru berumur 6 bulan.
✅ Kepala besar dan kaki kokoh, menandakan postur tubuh yang kuat.
✅ Telinga panjang menjuntai, ciri khas kambing etawa berkualitas tinggi.
✅ Berpotensi menjadi pejantan tangguh yang akan menghasilkan keturunan unggul.
*Membumikan Sunnah Rasulullah*
Lebih dari sekadar bisnis, kecintaan Ustaz Noeryoso terhadap kambing adalah bentuk menjalankan sunnah Rasulullah SAW. Beliau meyakini bahwa memelihara dan merawat kambing adalah bagian dari ajaran Islam yang penuh keberkahan. Sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi:
“Sesungguhnya Allah SWT tidaklah memberikan suatu nikmat kecuali karena ia baik untuk hamba-Nya. Dan barang siapa yang menyayangi dan menyayangi kambing, maka dia akan dimudahkan untuk mendapatkan surga.” (HR. At-Tirmidzi)
Bagi Ustaz Noeryoso, beternak bukan sekadar mencari keuntungan, tetapi juga ladang pahala dan keberkahan. Dengan kambing etawa unggulan seperti Luky, para peternak di Badongan kini memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.
*Dampak Positif bagi Masyarakat*
Kehadiran kambing etawa di Badongan membawa perubahan nyata:
✅ Meningkatkan kualitas dan harga jual ternak di desa tersebut.
✅ Membuka peluang usaha baru bagi warga, baik dalam pengembangbiakan maupun pemasaran kambing.
✅ Menanamkan nilai-nilai sunnah kepada masyarakat, bahwa beternak adalah pekerjaan mulia yang diajarkan Rasulullah.
Kini, langkah kecil yang dimulai oleh Ustaz Noeryoso telah menjadi inspirasi bagi banyak peternak lain di desa tersebut. Ia tidak hanya memberikan ilmu, tetapi juga menanamkan semangat kemandirian dan keberkahan dalam setiap usaha yang dilakukan.
Semoga semakin banyak sosok seperti Ustaz Noeryoso, yang dengan hati tulus berjuang demi kebaikan umat, serta menghadirkan keberkahan melalui langkah-langkah kecil yang berdampak besar bagi masyarakat. Rochmad Taufik