Jurnaljatengdiynews.com- Surakarta – Uji penelitian tanaman tembakau yang dilaksanakan di fasilitas greenhouse Universitas Sebelas Maret (UNS) bersama Samanhudi dan Muji Rahayu menjadi langkah strategis dalam pengembangan budidaya tembakau berbasis riset dan teknologi.
Penelitian ini menguji kemampuan produksi tiga varietas lokal unggulan yang selama ini dibudidayakan di wilayah Wonogiri dan Boyolali, yaitu Samporis King, Gembleng, dan Cethok.
Tujuan dan Fokus Penelitian
Uji penelitian ini bertujuan untuk:
Mengukur potensi produksi masing-masing varietas dalam sistem greenhouse.
Menganalisis respons tanaman terhadap perlakuan pupuk khusus.
Mengoptimalkan teknik budidaya agar lebih presisi dan terkontrol.
Mendorong sistem tanam tembakau yang tidak sepenuhnya bergantung pada musim.
Melalui sistem greenhouse, faktor suhu, kelembapan, pencahayaan, serta pengairan dapat diatur secara ilmiah sehingga diharapkan kualitas daun lebih seragam, produksi lebih stabil, dan efisiensi budidaya meningkat.
*Menjadi Bahan Kajian Kru P2RPTI*
Hasil uji penelitian ini diangkat sebagai bahan kajian dan pengetahuan bagi kru P2RPTI, guna membuka wawasan baru dalam pengembangan tembakau ke depan.
Pendekatan berbasis riset ini diharapkan dapat,
🌱 Memberikan perspektif modern dalam budidaya tembakau.
🌱 Mendorong inovasi teknik tanam yang adaptif terhadap perubahan iklim.
🌱 Meningkatkan kualitas dan daya saing tembakau lokal.
🌱 Menjadi referensi strategis dalam pengambilan keputusan di lapangan.
Kolaborasi antara akademisi dan praktisi ini menunjukkan bahwa masa depan pertanian tidak hanya bergantung pada pengalaman, tetapi juga pada riset ilmiah dan manajemen budidaya yang terukur.
Dengan semangat inovasi dan pembelajaran berkelanjutan, tembakau lokal Indonesia diharapkan mampu berkembang lebih profesional, produktif, dan berdaya saing tinggi.( Rochmad Taufiq)












