Jurnaljatengdiynews.com- Jakarta — Forum Kader Bela Negara (FKBN) dan Dewan Pimpinan Pusat Serikat Pekerja Nasional (DPP SPN) secara resmi menjalin kerja sama strategis dalam bidang pendidikan kebangsaan dan bela negara. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama yang digelar di Hotel Balairung, Jakarta, pada Senin (20/1/2026).
Kerja sama ini bertujuan memperkuat wawasan kebangsaan di kalangan pekerja Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan globalisasi, dinamika sosial-politik, serta pesatnya perkembangan teknologi informasi. Penguatan nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika menjadi fondasi utama dalam kesepakatan tersebut.
Ketua Pusat FKBN, Angga Rahadian Tirta Wijaya, menegaskan bahwa pekerja merupakan salah satu elemen strategis bangsa yang harus memiliki kesadaran bela negara dan nasionalisme yang kuat.
“Pendidikan kebangsaan tidak hanya menjadi tanggung jawab negara, tetapi juga membutuhkan peran aktif organisasi kemasyarakatan dan serikat pekerja. Melalui kerja sama ini, FKBN berkomitmen mencetak kader pekerja yang berintegritas, nasionalis, dan berjiwa bela negara,” ujar Angga.
Sementara itu, Ketua Umum DPP SPN, Iwan Kusmawan, S.H., menyampaikan bahwa kerja sama tersebut sejalan dengan visi SPN dalam membangun karakter pekerja yang tidak hanya fokus pada perjuangan hak-hak ketenagakerjaan, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap persatuan dan keutuhan bangsa.
“SPN memandang pendidikan kebangsaan sebagai fondasi penting dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis, berkeadilan, dan berlandaskan nilai-nilai kebangsaan,” kata Iwan.
Program Terstruktur dan Berkelanjutan
Dalam MoU dan Perjanjian Kerja Sama tersebut, FKBN dan DPP SPN menyepakati ruang lingkup kerja sama yang meliputi pendidikan dan pelatihan kebangsaan, kaderisasi, seminar dan lokakarya, penyusunan modul pendidikan, serta kampanye nilai-nilai kebangsaan di lingkungan kerja.
Program kerja dirancang secara terstruktur melalui roadmap tahunan yang mencakup tahapan perencanaan dan konsolidasi, implementasi pendidikan dasar kebangsaan, hingga kaderisasi dan penguatan kapasitas kader SPN di tingkat pusat dan daerah.
Salah satu program unggulan yang disepakati adalah Training of Trainers (ToT) Kader Kebangsaan SPN, yang diharapkan mampu melahirkan kader pekerja sebagai agen perubahan dan penggerak nilai-nilai kebangsaan di lingkungan kerja masing-masing.
Pembagian Peran dan Evaluasi Bersama
Dalam pelaksanaannya, FKBN bertanggung jawab pada penyusunan substansi pendidikan, kurikulum, penyediaan narasumber, serta pendampingan dan evaluasi program. Sementara itu, DPP SPN berperan dalam mobilisasi peserta, penyediaan fasilitas, serta koordinasi internal organisasi.
Monitoring dan evaluasi program akan dilakukan secara berkala oleh Tim Bersama FKBN–DPP SPN guna memastikan pelaksanaan kerja sama berjalan efektif, terukur, dan berkelanjutan.
Berlaku Jangka Panjang
Kesepakatan kerja sama ini direncanakan berlaku dalam jangka waktu 3 hingga 5 tahun, dengan perjanjian kerja sama teknis yang dapat diperbarui setiap tahun sesuai kebutuhan dan kesepakatan kedua belah pihak.
Penandatanganan dokumen kerja sama dilakukan oleh:
- Angga Rahadian Tirta Wijaya, Ketua Pusat FKBN
- Relpin Sebagus, Sekretaris Utama FKBN
- Iwan Kusmawan, S.H., Ketua Umum DPP SPN
- Catur Andrawanto, Sekretaris Umum DPP SPN
Implementasi Hingga Daerah
Di kesempatan lain, Sri Hartini, selaku Koordinator Badan Kordinasi Daerah (Bakorda) FKBN Kabupaten Kudus, menyampaikan bahwa kesepakatan antara FKBN dan SPN merupakan langkah nyata dari hubungan komunikasi yang telah terjalin dengan baik sebelumnya.
“MoU ini adalah hasil dari komunikasi yang konstruktif antara FKBN dan SPN. Dengan adanya kesepakatan di tingkat pusat, maka daerah tinggal melaksanakan dan mengimplementasikannya dalam program kerja jangka panjang lima tahunan sesuai kebutuhan dan karakter wilayah masing-masing,” ujarnya.
Harapan ke Depan
Melalui kerja sama ini, FKBN dan DPP SPN berharap dapat berkontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan nasional dari sektor ketenagakerjaan, sekaligus membentuk pekerja Indonesia yang berkarakter kebangsaan, disiplin, dan berorientasi pada kepentingan bangsa dan negara.
Kerja sama ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperluas pendidikan kebangsaan secara nonformal, inklusif, dan menyentuh langsung basis massa pekerja di seluruh Indonesia. Taufiq












