Jurnaljatengdiynews.com – Semarang, 26 Agustus 2025 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 30 Universitas Ngudi Waluyo (UNW) meluncurkan inovasi digital berupa barcode wisata untuk mempromosikan Wisata Pesona Garda di Dusun Dawung, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang.
Barcode tersebut berfungsi sebagai akses cepat ke situs web resmi “Wisata Pesona Garda” yang dapat diakses oleh masyarakat dan wisatawan hanya dengan memindai kode menggunakan ponsel pintar. Melalui barcode ini, wisatawan bisa mendapatkan informasi lengkap tentang destinasi wisata air rafting atau arung jeram yang menjadi daya tarik utama Dusun Dawung.
Situs web yang terhubung dengan barcode menyediakan berbagai informasi penting, antara lain:
Sejarah dan daya tarik Wisata Pesona Garda
Harga tiket masuk (HTM)
Jam operasional
Rute perjalanan
Fasilitas yang tersedia
Informasi tentang produk UMKM lokal
Selain informasi wisata, website ini juga mempromosikan potensi ekonomi masyarakat lokal melalui produk UMKM yang dibuat oleh warga Dusun Dawung, seperti makanan tradisional, kerajinan tangan, dan produk olahan khas desa. Kehadiran teknologi ini diharapkan dapat membantu memperluas jangkauan promosi, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta memperkuat ekonomi berbasis komunitas.
Arfiansyah, Ketua KKN Kelompok 30 UNW, menjelaskan bahwa tujuan utama pembuatan barcode wisata ini adalah untuk mempermudah wisatawan mendapatkan informasi sekaligus memperluas promosi Pesona Garda.
“Selama ini promosi wisata di Dusun Dawung masih sebatas dari mulut ke mulut. Dengan adanya barcode digital, wisatawan dari luar daerah dapat lebih mudah mengenal dan mengunjungi Pesona Garda, sekaligus mengenal produk UMKM masyarakat setempat,” ujarnya.
Kepala Dusun Dawung turut menyambut baik inovasi ini dan berharap teknologi sederhana namun bermanfaat tersebut bisa membantu meningkatkan jumlah pengunjung serta mendukung perekonomian warga.
“Kami sangat terbantu dengan adanya website dan barcode ini. Semoga Pesona Garda semakin dikenal luas dan UMKM warga semakin berkembang,” ungkapnya.
Selain meluncurkan barcode wisata, mahasiswa KKN Kelompok 30 juga aktif dalam berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat, seperti penyuluhan kesehatan, edukasi lingkungan, dan pendampingan administrasi desa. Kehadiran inovasi digital ini membuat Dusun Dawung selangkah lebih maju dalam mengembangkan potensi wisata berbasis teknologi.
Program ini diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, baik dalam peningkatan jumlah wisatawan maupun penguatan ekonomi kreatif. Dengan informasi yang lengkap, praktis, dan mudah diakses, Wisata Pesona Garda siap bersaing di era pemasaran digital.
(Rochmad)