Kurnaljatengdiynews.com-Pati – Banjir melanda Dukuh Krobok, Desa Gadingrejo, Kecamatan Juana, Kabupaten Pati sejak Senin (19/2) dan masih berlangsung hingga Rabu (21/2). Banjir ini merendam tiga RT dalam satu RW, yakni RT 01, 02, dan 03 di RW 2, dengan ketinggian air mencapai 50 cm.
Menurut Wardoyo, salah satu perangkat desa, banjir terjadi meskipun tidak ada hujan di daerah tersebut. Penyebab utama adalah meluapnya sungai yang mengalir dari Pegunungan Muria dan Pegunungan Kendeng (Puncak Wangi, Sukolilo). Banyaknya ranting dan material lain yang terbawa arus menyumbat aliran sungai, sehingga air meluap dan menggenangi permukiman warga.
“Hari pertama banjir mencapai titik tertinggi. Kami berharap warga di daerah atas lebih berhati-hati dan tidak membuang ranting atau sampah ke sungai, agar kejadian seperti ini tidak terulang,” ujar Wardoyo.
Warga terdampak masih bertahan di rumah masing-masing, namun mereka berharap ada solusi jangka panjang untuk mencegah banjir serupa di masa depan. Pihak desa juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai dan bekerja sama dalam penanganan sampah serta ranting yang dapat menghambat aliran air.
Pemerintah desa bersama warga setempat tengah berupaya membersihkan sungai dari material penyumbat agar aliran air dapat kembali normal. Bantuan dan kepedulian dari semua pihak diharapkan agar kondisi ini segera teratasi. (Hartati)