Jurnaljatengdiynews.com. Bekasi – Di tengah hangatnya bulan Ramadhan, senyum-senyum kecil penuh harap menghiasi wajah anak-anak yatim dan saudara-saudara dhuafa. Di balik senyum itu, tersimpan rasa syukur yang dalam—karena masih ada tangan-tangan peduli yang hadir, mengetuk pintu kasih sayang.
Melalui kolaborasi kebaikan bersama berbagai pihak, sebanyak 1.100 penerima manfaat merasakan indahnya berbagi. Santunan, sembako, pakaian layak pakai, hingga peralatan ibadah disalurkan, disertai kebersamaan dalam buka puasa dan bimbingan membaca Al-Qur’an.
Kegiatan ini menjangkau berbagai wilayah—dari Pondok Melati dan Pantai Bahagia di Bekasi, hingga Cililitan, Rawamangun, Depok, Bogor, dan Pandeglang. Setiap titik menjadi saksi, bahwa kebaikan tak pernah mengenal batas.
Di antara mereka, ada anak-anak yang menatap penuh harap, ada lansia yang menahan haru, dan ada keluarga yang akhirnya bisa tersenyum di tengah keterbatasan. Ramadhan kali ini bukan sekadar bulan ibadah, tapi menjadi pelukan hangat bagi mereka yang membutuhkan.
Gerakan ini bukan hanya tentang memberi, tetapi tentang merawat rasa—menghidupkan empati, menguatkan silaturahim, dan menghadirkan harapan.
“Ketika kita berbagi, sejatinya kita sedang menguatkan kemanusiaan,” menjadi pesan yang terasa nyata dalam setiap kegiatan.
Semoga langkah kecil ini menjadi cahaya, tidak hanya di bulan Ramadhan, tetapi terus menyala, menerangi jalan kebaikan di masa yang akan datang. (Rochmad Taufiq untuk Indonesia)












